Jumat, 13 Mei 2016

CONVERSATION WITHOUT SPACE

Malam ini dari malam-malamku yang panjang entah kenapa aku merindukan menulis di blog ini, padahal terakhir aku menulis di blog ini tahun 2011. Hmmm sedikit cerita aku sempat kesulitan membuka blog aku ini kembali tetapi karena bantuan seseorang yang dikirimkanNya aku rasa jalan cerah seperti semesta dan sang khalik mengijinkan kembali aku membuka kembali blog ku ini.

Dari tahun 2011 aku putuskan untuk tidak membuka bahkan berusaha untuk melihat kembali blog ini entah kenapa ada dorongan yang sangat kuat untuk aku membuka dan menulis kembali di blog ini pada malam ini. Mungkin lebih tepatnya karena lebih tertutup dan lebih terbuka dalam bentuk tulisan akan hal apapun yang aku rasakan terkadang lebih nikmat. Dan satu lagi, aku merindukan membaca beberapa tulisan yang ada di draf blog ini. Entah kenapa ingin saja membacanya kembali walaupun tidak pernah aku publish, ketika aku membacanya kembali yang aku tau aku hanya tersenyum dan merasakan bahagia. Penasaran? sudah lah tidak usah, toh juga aku menuliskan ini aku berpikir hanya untuk memenuhi kepuasanku dalam menulis, dan tidak lebih dari itu.

Dari tahun 2011 sampai 2016, hmmm kalo dibilang bukan banyak yang tidak bisa diceritakan diblog ini. Kalau ingin aku tumpahkan rasanya aku ingin tumpahkan semuanya secara detail wkwkwk. Tapi aku rasa biar sajalah semuanya mengalir dengan apa adanya. Dari tahun ke tahun, malam ini aku hanya ingin menuliskan tentang sesuatu pelajaran hidup yang aku dapatkan  dari temanku tadi malam dan kelak semoga bisa aku lakukan dalam hidupku. Dan aku akan menceritakannya seperti ini :


Malam-malam yang panjang
Dorongan yang kuat untuk aku kembali mengabadikannya
Mengabadikan dialog yang begitu singkat
Dialog 2 jam yang sangat singkat menurutku
Membuat aku berpikir kuat
Membuat hati ini menohok

Tau kah kau sahabat? Aku mengenalmu belum begitu lama
Tapi penerimaanmu akan aku dengan apa adanya membuat aku luluh dan belajar dari kehidupanmu
Bersahabat denganmu membuatku semakin dekat padaNya
Melaluimu aku belajar untuk berusaha memahami semua
Melaluimu yang dikirimkanNya untukku membuat aku kuat dalam hidup
Melaluimu yang dikirimkanNya membuat rasa cinta ini padaNya semakin bertambah
Lalu kenapa di dialog tadi mengatakan bahwa dirimu buruk? di tulisan ini aku tegaskan walaupun kau mengatakan dirimu begitu buruk, aku katakan kau TIDAK buruk sama sekali, walaupun aku tidak tau persis seperti apa masa lalumu itu

Jadikan semua pelajaran
Jadikan semua untuk membuat dirimu kembali tersenyum
Jadikan semua untuk membuat dirimu semakin kuat
Bukan kah dirimu yang bilang bahkan daun yang jatuh saja sudah diatur olehNya
Benar kan?

Melaluimu aku sadar bahwa dalam hidup ini hanya untuk berusaha mendekatkan diri kita sebagai manusia yang amat kecil padaNya, tidak lebih dari itu
Pesanku untukmu selalu berusaha lah untuk berprasangka baik pada apapun, berusaha lah untuk berhusnudzon akan apapun itu
Balikkan kalimat itu padaku jika suatu saat nanti aku yang sedang mengalami itu :) hehe

Suatu saat nanti, sungguh kau begitu PANTAS untuk mendapatkan yang terbaik. Oleh karena itu PANTASKAN DIRI untuk seseorang yang kelak pantas untuk mendapatkan perempuan sepertimu

Teruslah berbuat baik, karna sebaik-baiknya manusia adalah dia yang bermanfaat untuk orang lain
Tidak usah pikirkan hal yang lain

Pundak ini akan selalu berusaha ada buatmu
Sungguh dialog itu menggugahku. 
Dan semoga semuanya ini dapat berbalik padakku kelak

Ketika dirimu sudah bisa membuat orangtuamu tersenyum bangga akan semua pencapaianmu
Lalu apalagi yang penting saat ini untuk dipikirkan? Hidup kita luar biasa karena kita punya Dia yang luar biasa
So, which of the favours of your Lord would you deny?
Selamat menjalankan kehidupan yang lebih baik dan selalu berusaha berada dijalanNya.

For my dearest friend IKA OCTARIYANI SAFITRI :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar